Showing posts with label success. Show all posts
Showing posts with label success. Show all posts

Belajar Sukses dari Matematika Sederhana

Masih ingat pelajaran matematika sederhana yang kita pelajari di sekolah dasar. Bisa jadi inilah yang sekarang kita ajarkan pada adik, anak, atau keponakan kita yang masih di TK ataupun SD. Pelajaran yang saya maksudkan adalah operasional hitung, penjumlahan, dan pengurangan.

Ingatlah kembali pelajaran operasional hitung "tambah" dan "kurang" tersebut. Apakah yang bisa kita pelajari dan apa hubungannya dengan kesuksesan hidup kita. Jawabannya pun sederhana.

Perhatikan, bentuk operasi hitung "penjumlahan" atau simbol "tambah" yang kita letakkan di setiap angka. Bagaimanakah hasil akhirnya? Hasil akhirnya selalu berubah menjadi angka yang lebih baik atau lebih tinggi nilainya. Jika dijumlahkan dengan angka yang positif, baik angka itu angka plus maupun minus, maka nilainya menjadi lebih baik.

Sebaliknya, jika suatu angka dikurangi atau diberi operasional hitung "kurang" maka berapa pun angkanya, akan menjadi lebih kecil nilainya. Anda pasti sudah mengenal sistem operasional hitung ini
dengan tanpa perlu bersusah payah. Tapi, apa artinya ini dalam kehidupan sukses kita.

Dalam sukses kita, saya membayangkan di dalam diri setiap orang bisa punya kebiasaan "mengurangi" atau kebiasaan "menjumlah", yang saya sebut pribadi "plus" atau pribadi "minus". Perhatikanlah perbedaan yang dihasilkan pribadi plus maupun minus ini. Bagi pribadi "minus",
segala kondisi akan menjadi semakin buruk. Bahkan dengan sikapnya, dia membuat situasi atau pun kondisi menjadi bertambah buruk dengan sikapnya. Emosinya serta aura pada dirinya pun cenderung negatif.

Itulah sebabnya dia memperburuk suasana yang ada. Misalkan saja, seorang manager dengan keluarganya sedang menyetir keluar kota untuk liburan. Ketika tepat di pintu bayar tol, mobilnya mogok. Akhirnya, dengan kesal, si manajer ini keluar dari mobilnya. Sambil marah-marah, dia tendang mobilnya. Keras sekali sehingga kakinya lebam. Setelah itu, saat ditarik mobil derek untuk diperbaiki, dia marah-marah. Istri dan anak-anaknya pun jadi ikutan 'bete' lantaran terpengaruh sikap si manajer ini. Akhirnya, liburan pun batal. Padahal mobilnya bisa diperbaiki dengan cepat.

Sementara di sisi lain, ada orang yang mempunyai mentalitas "plus" yang bisa membuat kondisi yang ada menjadi lebih baik. Meskipun dia tidak bisa mengubah keadaan 100% menjadi lebih baik namun sikapnya bisa membuat suasana tidak menjadi semakin lebih buruk.

Misalkan pada contoh si manager yang mobilnya mogok di atas. Dia merasakan jengkelnya tapi dengan cepat bisa berpikir pula, "Untung juga. Mogoknya pas di pintu bayar tol. Coba kalau pas di luar kota atau di tengah jalan". Akhirnya, dengan mobil derek, mobilnya bisa segera dibawa ke bengkel terdekat. Bisa diperbaiki lalu dengan segera, mereka bisa menikmati liburannya.

Lihat, betapa menyenangkannya kalau kita mempunyai mental "plus" ini. Segala sesuatu tidak menjadi bertambah parah atau memburuk. Minimal, sikap semacam ini dengan cepat akan mengembalikan kondisi yang buruk menjadi normal ke keadaan semula. Dan dengan sikap ini,
dia tidak melihat sesuatu dengan emosi-emosi yang negatif seperti marah-marah, kesal, maupun jengkel.

Salah satu contoh ini pernah diperlihatkan oleh Thomas Alfa Edison sewaktu menyaksikan laboratorium eksperimennya habis terbakar. Dia menyaksikan api yang masih merah menyala lalu berkata, "Iya. Ada gunanya juga semuanya terbakar. Jadi ada kesempatan buat saya untuk memulai lagi semua pemikiran dan ide yang macet, dari awal lagi!"

Dalam hal ini, Thomas Alfa Edison mengajarkan pada kita. Ada sesuatu yang tidak bisa diperbaiki lagi, yakni lab yang terbakar. Namun, dia juga mengajarkan kita bahwa sikap maupun cara kita bertindak bisa membuat situasi dan keadaan menjadi tidak lebih buruk, malah menjadi lebih baik hasilnya.

Di sisi lain, pelajaran dasar operasional hitung juga mengajarkan kepada kita satu hal yang sederhana. Jika angka berapa pun, tetapi dijumlahkan dengan angka minus maka hasil akhirnya akan menjadi semakin minus. Bayangkanlah hal ini dalam hidup kita di mana kita sering bertemu dan bergaul dengan orang-orang 'pecundang' dan selalu bermental negatif. Apakah yang terjadi? Lama-kelamaan diri dan kondisi diri kita juga terpengaruh jadi negatif.

Bayangkanlah seorang salesman yang sebenarnya cukup antusias dan semangat, tetapi setiap pagi dia selalu ngopi dan ngrumpi dengan teman-temannya yang selalu mengajarkan padanya, "Kondisi lagi susah", "Gini lho caranya mengambil keuntungan perusahaan buat diri sendiri", "Begini caranya ngobyek di luar dengan fasilitas kantor!".
Apa yang akan terjadi kalau selama setahun dia diajarkan seperti itu? Lama-kelamaan mentalnya bisa ikut-ikutan menjadi rusak juga.

Karena itulah, maka operasional hitung juga memberikan tipsnya kepada kita. Caranya? Ingatlah dengan prinsip kalau kita mengurangi bilangan apapun dengan angka-angka yang minus (misalkan: X - (-Y) ) maka hasilnya akan lebih positif. Apa artinya? Sederhana saja. Kalau kita bisa mengurangkan orang-orang minus dari kehidupan kita, maka kita bisa menciptakan kondisi dan situasi yang lebih positif.

Nah, yang jadi pertanyaan kita adalah siapakah orang-orang yang negatif, berpikir minus dan jelek pengaruhnya dalam kehidupan kita. Kurangilah kesempatan kita berinterkasi ataupun jauhilah orang-orang seperti itu dari kehidupan kita, supaya kita tetap positif menyongsong impian dan cita-cita kita.

Demikianlah. Semoga pelajaran kita dari matematika yang amat sederhana ini membuat kita lebih sadar dan membuat kita semakin sukses dengan impian dan cita-cita kita.


***
Anthony Dio Martin

# 2 : He Played His Best

This is the story of Robby. He was a young boy who lived with his elderly mother. His mother wanted him to learn how to play the piano because she longed to hear her son play for her. She sent her son to a piano teacher who took Robby in under her guidance.

However, there was one small problem because Robby was not musically inclined and therefore was very slow in learning. The teacher did not have much faith in the boy because of his weakness. The mother was very enthusiastic and every week she would send Robby to the teacher. One day Robby stopped attending the piano lessons. The teacher thought that he had given up and in fact she was quite pleased since she did not give much hope to Robby.

Not long after, the piano teacher was given task to organize a piano concert in town. He sent out circulars to invite the students and public to attend the event. Suddenly, she received a call from Robby who offered to take part in the concert. The teacher told Robby that he was not good enough and that he was no longer a student since he had stopped coming for lessons.
Robby begged her to give him a chance and promised that he will not let her down. Finally, she gave in and she put him to play last, hoping that he will change his mind at the last minute.

When the big day came, the hall was packed and the children gave their best performance. Finally, it was Robby’s turn to play and his name was announced, he walked in. He was not in proper attire and his hair was not properly groomed. The teacher was really nervous since Robby’s performance could spoil the whole evening’s brilliant performance.

As Robby started playing the crowd became silent and was amazed at the skill of this little boy. In fact, he gave the best performance of that evening. At the end of his presentation the crowd and the piano teacher gave him a standing ovation.

The crowd asked Robby how he managed to play so brilliantly. With a microphone in front of him, he said, “I was not able to attend the weekly piano lessons as there was no one to send me because my mother was sick with cancer. She just passed away this morning and I wanted her to hear me play. You see, this is the first time she is able to hear me play because when she was alive she was deaf and now she is listening to me. I have to play my best for her !”.


SUCCESS PRINCIPLES

This is indeed a touching story about love and excellence. When you have a passion and a reason to do something, you will surely excel. You may not be talented or gifted, but if you have a strong enough reason to do something, you will be able to tap into your inner God given potential.

#1 : The Secret Of Success

There was once a boy who wanted to seek the secret of success. One day he approached a wise man living up in the mountain. When he found the wise man at the hut, he asked, "Wise man, can you tell me the secret to becoming successful in life?"

The wise man was silent for a while. After a moment of silence, the wise man led the young lad to a nearby river. They kept walking into the river until the boy's head was fully submerged in the water. The boy struggled to keep his head above the water.

To his astonishment, the wise man did not help him. Instead, the wise man held the boy's head in the water. After a few minutes the wise man pulled the boy out of the water and they proceeded to walk back to the hut.

At the hut the wise man asked the young boy what he desired most when his head was submerged in water. To this the young boy quickly responded, of course, I wanted to breathe, you old fool !" To which the wise man replied, "Son, if you desire success as much as you wanted to breathe, then you would have found the true secret of success."


SUCCESS PRINCIPLES

Success is a matter of choice. If we have enough strong reasons, there is nothing that we cannot do. Once we have the reasons to do something, we will surely find the ways to do it. A mere wish would not make things happen. It is a burning desire, turned into an obsession that will generate the energy to bring you to achieve any goal that you may desire.

Adnan Khasogy : Success Secret

Adnan Khasogi, yang termasuk salah satu orang paling kaya di dunia, pernah ditanya oleh wartawan tentang rahasia suksesnya?
Khasogi menjawab "Good Decision.., Good Decision.., and Good Decision".

Wartawan itu lalu bertanya lagi, apa yang menyebabkan dia bisa membuat keputusan yang tepat tersebut?
Khasogi menjawab "Experiences.., Experiences.., and Experiences".

Wartawan itu masih penasaran, dan bertanya lagi, hal apa yang menyebabkan Khasogi mempunyai pengalaman?
Khasogi menjawab "Bad Decision.., Bad Decision.., and Bad Decision".

so, kalau mau sukses, kita harus mengalami yang namanya kegagalan/kesalahan, jadi ga usah takut kalau kita pernah berbuat itu, karena itulah yang akan jadi pengalaman yang paling berharga.. Peace.gif Selamat Sukses!!!